Trend makanan cepat saji atau JunkFood

Makanan cepat saji atau junkfood ini kerap kali dijadikan bahan makanan utama yang ingin disajikan. Junkfood merupakan salah satu jenis pangan yang sangat digemari berbagai kalangan masyarakat, bahkan yang menyukai junkfood bukan hanya di Indonesia, di luar negeri pun makanan cepat saji ini kian di gemari. Selain rasanya yang lezat, junkfood juga kerap dianggap praktis dan cepat. Harga yang diberikan oleh junkfood pun sangat murah sehingga tak jarang, bahwa semua kalangan akan lebih memilih makanan cepat saji ini. Junkfood ini pun sangat mudah ditemui di berbagai sekitar lingkungan rumah mu. Iklan-ilan yang ditampilkan makanan cepat saji inipun sangat marak dikalangan masyarakat sehingga mempengaruhi masyarakat dengan makanan cepat saji ini. Masyarakat sangat antusias dengan di ciptakannya makanan-makanan terbaru yang diciptakan oleh junkfood. Junk food sendiri berasal dari negara Amerika Serikat yang saat itu berada di jalan St.Louis World’s Fair.

Para produsen akan berlomba-lomba menampilkan iklan-iklan terhadap produknya agar pasa masyarakat mengkonsumsi makanan cepat saji mereka. Banyak para ibu yang lebih memilih makanan cepat saji ini jika tidak sempat memasak dirumah. Peluang usaha dalam restoran junkfood sangat menjanjikan dari masa ke masa. Sehingga tak jarang, banyak pengusaha-pengusaha baru yang memilih untuk membuka restoran junkfood.

Dampak junkfood bagi kesehatan

Makanan merupakan salah satu bahan bakar bagi tubuh. Ia akan memiliki dampak langsung bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Junkfood memiliki kalori yang sangat tinggi, yang dimana makanan cepat saji yang memiliki kalori tinggi akan memiliki dampak yang tidak sehat bagi tubuh. Berikut dampak-dampak junkfood bagi kesehatan:

Resiko dalam penyakit diabetes

Makanan cepat saji seringkali mengandung pemanis-pemanis buatan yang sangat berbahaya bagi tubuh. Ketika tubuh sedang menyerap asupan gizi dari makanan cepat saji yang diaman tidak menyehatkan, hal ini berarti tubuh akan mendapatkan pasokan-pasokan glukosa yang sangat tinggi. Tingkat glukosa yang tinggi merupakan salah satu penyebab adanya penyakit diabetes dala  tubuh. Junkfood atau makanan cepat saji memiliki kandungan serat yang sangat rendah, sehingga kandungan-kandungan glukosa akan menghasilkan lonjakan yang sangat tinggi

Akan mudah kelelahan dan lemah

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa junkfood sangat rendah akan nutrisi yang dimana tubuh sangat membutuhkan nutrisi-nutrisi yang terkandung di dalam tubuh. Nutrisi yang tercerna akan menghasilkan energi yang akan kita gunakan untuk beraktivitas. Meskipun jenis makanan cepat saji ini bisa mengenyangkan, namun nyatanya asupan gizi yang dicerna sangatlah rendah sehingga tidak akan menghasilkan energi yang terkandung.

Akan menyebabkan depresi

Akibat terlalu sering menkonsumsi junkfood atau makanan cepat saji, maka banyak sekali perubahan-perubahan hormon yang akan terjadi. Tertama pada kalangan remaja, yang membuat mereka sangat rentan terhadap perubahan-perubahan suasana hati dan juga perilaku. Karena pada umumnya, mengkonsumsi junkfood dapat menyebabkan kekurangan nutrisi yang penting bagi tubuh. Selain itu, kandungan dalam makanan cepat saji mengandung banyak garam, daging olahan, nitrat, serta MSG yang dapat memicu terjadinya sakit kepala. Orang yang mengkonsumsi makanan cepat saji ini  ialah 51% lebih mungkin mengembangkan depresi dibandingkan mereka yang makan sedikit atau tidak sama sekali mengkonsumsi junkfood.

Tips menghindari makanan cepat saji

Jika kamu ingin muali hidup sehat tanpa harus mengkonsumsi junkfood, ini dia beberapa cara agar kamu mulai terbiasa hidup sehat:

  1. Mengkonsumsi beras merah sebagai pengganti dari beras putih, atau nasi putih. Beras merah dipercaya mengandung banyak serta dibandingkan dengan nasi putih yang dapat membuat cepat kenyang dan juga memiliki asupan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan
  2. Mengkonsumsi gandum/oat. Gandum/oat memiliki banyak kandungan serat, berbagai nutrisi, protein, asam lemak baik, bahan kimia tanaman. Yang dimana semua protein tersebut sangat dibutuhkan didalam tubuh dan sudah terdapat di dalam kandungan gandum/oat
  3. Mengkonsumsi buah-buahan secara langsung. Komsumsilah buah-buahan secara langsung dan hindari mengkonsumsi jus buah-buahan dalam kemasan, karena jus dalam kemasan mengandung berbagai pengawet buatan yang dimana jika dikonsumsi akan menyebabkan tubuh tidak sehat. Maka dari iru, konsumsilah buah buahan secara langsung dan hindarilah jus dalam kemasan
  4. Mengkonsumsi sayuran-sayuran berdaun, seperti bayam, selada dan masih banyak lagi. Dengan mengkonsumsi sayuran berdaun kamu akan mendapatkan banyak serat yang diperlukan dalam tubuh.